Pages

Percaya diri ditempat kerja baru



MENDAPATKAN pekerjaan baru setelah lama menganggur tentu menimbulkan semangat baru. Namun bersamaan dengan itu, kerap muncul kekhawatiran tak mampu bekerja dengan baik di tempat yang baru. Bagaimana cara mengatasinya agar perasaan tersebut bisa hilang?
Mendapatkan pekerjaan lagi setelah cukup lama menganggur sudah pasti akan menimbulkan perasaan beragam di dalam hati. Selain penuh semangat dan tak sabar untuk segera masuk kerja, beragam rasa khawatir juga bisa muncul. Mulai dari khawatir tak bisa bekerja dengan baik, khawatir tak cocok dengan budaya atau rekan kerja, juga khawatir memulai seminggu pertama di lingkungan kerja yang baru.

Begitu banyaknya kekhawatiran sampai muncul dugaan bahwa kegagalan akan menghampiri lagi di pekerjaan yang baru tersebut. Namun, ada begitu banyak cara agar kesuksesan bekerja di perusahaan yang baru bisa tercapai. Seperti saran para ahli berikut ini.

1. Ingatlah kekuatan Anda

Jika mulai khawatir dengan kemampuan Anda sendiri, lihatlah curriculum vitae Anda. Ingat pula berbagai keberhasilan yang pernah Anda lakukan selama karier Anda. ”Dengan melihat hal tersebut, maka ketidakpastian yang Anda hadapi serta kekhawatiran yang muncul bisa diminimalisasi atau bahkan dihilangkan,” ujar konsultan karier Deborah Brown- Volkman dan penulis “How to Feel Great at Work Every Day, Coach Yourself to a New Career”. Ingatlah bahwa dengan keberhasilan-keberhasilan tersebut Anda sanggup mengatasi segala rintangan. Jadi, tak perlu membesar-besarkan kekhawatiran di dalam pikiran Anda.

2. Santai saja

Psikoterapis Barbara Witkow menyarankan agar Anda tak perlu membuat rencana apa pun pada hari pertama kerja. Ikuti saja setiap peristiwa seperti air mengalir. ”Jangan buat rencana dan jangan terlalu khawatir dengan masa depan. Santai saja,” saran Witkow. Dengan tidak membuat rencana atau target apa pun, akan membuat Anda lebih mudah menjalani minggu pertama bekerja. Dengan begitu, menurut Witkow, Anda akan bisa mengetahui ritme kerja dan terbiasa dengan ritme tersebut. Jika hal tersebut telah membuat Anda nyaman, maka rasa khawatir biasanya akan segera hilang.

3. Ingat target

Pekerjaan yang baru bisa jadi jauh dari jabatan dan gaji yang Anda harapkan. Namun, berfokuslah dulu dengan sesuatu yang kini ada di hadapan Anda. Anggaplah pekerjaan ini Anda ambil demi keluarga atau untuk membayar tagihan- tagihan bulanan Anda. Jika Anda sudah berdamai dengan perasaan tersebut, maka fokuslah untuk mencapai posisi seperti yang Anda idam-idamkan. Bekerjalah dengan keras. Karena dengan pengalaman yang ada, bisa jadi Anda akan lebih mendapatkan promosi.” Jika Anda fokus pada target, maka pikiran dan tindakan Anda akan mendukung target Anda tersebut,” kata Jay Block, penulis “101 Best Ways to Land a Job in Troubled Times”.

4. Kontrol emosi

Jangan pernah terlalu merisaukan soal alasan Anda dipecat atau di-PHK di perusahaan yang lama. Jika Anda sibuk memikirkan hal tersebut, maka Anda tidak akan pernah berhasil di pekerjaan baru manapun. Jadi, kontrol pikiran negatif Anda tersebut. ”Kecemasan soal itu biasanya akan hilang jika Anda telah duduk di meja kerja dan menyelesaikan pekerjaan Anda. Jadi, berhentilah risau. Kerjakan saja tugas Anda dengan baik,” saran Brown-Volkman.

5. Bekerja penuh semangat

Hanya Anda yang bisa membuat Anda tidak dipecat atau di-PHK lagi. Caranya, tentu saja dengan bekerja keras dan memberikan hasil kerja yang maksimal. ”Manfaatkan waktu 90–120 hari pertama kerja dengan bekerja penuh semangat. Kerjakan sesuatu melebihi target yang ditetapkan atasan,” ujar Block. Masih menurut Block, cobalah pastikan target pekerjaan dengan duduk bersama dengan atasan. Selama target tercapai, maka posisi Anda tetap akan aman. ”Yang paling penting, Anda semangat dalam bekerja. Semangat itulah yang akan dilihat oleh atasan sebagai modal dasar Anda untuk berprestasi di tempat kerja yang baru,” tandas Block.

0 comments:

Poskan Komentar

Baca Artikel Dapat Dollar Click and JOIN NOW !

readbud - get paid to read and rate articles